Kain Sutra Khas Sengkang

@Halo Sobat toMakassar. Kali ini saya masih akan membahas oleh-oleh khas Makassar. Kalau oleh-oleh khas makanan Makassar kan sudah saya bahas 2 macam, ada Jalangkote dan Otak-otak ikan khas Makassar, yang lain nanti menyusul yaa.

Nah sekarang saya mau bahas soal kain khas Makassar, ini khusus buat sobat toMakassar yang suka dengan kain, tentu akan nampak berbeda dan memiliki daya tarik tersendiri jika menggunakan kain khas suku Asli Indonesia, yang salah satunya adalah dari daerah Makassar atau Sulawesi Selatan.

Kain Sutra Khas Sengkang

Sebenarnya banyak jenis kain lho yang ditenun secara tradisional, ada dari Bugis Wajo, Kajang di Bulukumba, kain Toraja, Mandar dan lain-lain. Semuanya memiliki corak dan karakter yang unik. Semuanya layak untuk dipake dan dipamerkan (hehe jangan pamer yaa!). Pada kesempatan ini saya mau membahas soal Kain Sutra Khas Sengkang atau Wajo.

KAIN SUTRA KHAS SENGKANG

Sengkang adalah salah satu kota kabupaten di SulSel, yaitu ibu kota Kab. Wajo. Di daerah ini terkenal dengan kerajinan kainnya, terdapat ribuan pengrajin kain sutra yang ada di sana. Kain sutra yang ditenun secara tradisional ini umumnya dijadikan bahan Sarung. Tapi, saat ini tidak sedikit yang menjadikan kain tenunan ini sebagai baju, hasilnya kereeeen, tergantung selera kita masing-masing, yang penting bisa dijelaskan ke penjahit langganan kita, maunya seperti apa :)


Berbicara soal bentuk dan corak kain ini, yang saya ketahui ada tiga macam, bisa kita pilih mau bentuk corak yang mana (maaf, saya belum bisa menampilkan fotonya), yaitu kain setengah jadi, kain gulungan dan kain siap pakai. Kain setengah jadi ini biasanya berbentuk sarung, baju dan selendang, namun masih perlu untuk dijahit sesuai kebutuhan, bisa dibilang hanya bentuk dasar saja. Sedangkan kain gulungan, ini bisa kita beli per meter sesuai kebutuhan kita. Dan bentuk terakhir adalah kain yang sudah siap pakai. Nah, yang terakhir ini kita tinggal pilih tuh, ada baju, jas, kerudung, kipas, dompet, dan tempat peralatan rias wajah, dll.

Artikel terkait oleh-oleh khas Makassar:


Gimana dengan motifnya? Secara umum ada dua macam, yaitu motif tradisional atau motif yang sejak dahulu sudah ada, lebih dikenal dengan motif Bugis serta motif non-tradisional, saya menyebutnya motif campuran, yaitu motif yang sudah bercampur dengan motif dari daerah lain. Motif tradisional ini atau motif Bugis ini ada motif sobbi, balorinni, baliare, cobo, serta motif yang menyerupai ukiran-ukiran Toraja. Sedangkan yang non-tradisional atau percampuran ini ada motif Batik, bergaris-garis dan motif payet. Banyak kan sob, tinggal pilih aja.

Kain sutra khas Sengkang ini dapat ditemukan bukan hanya di Sengkang atau Makassar, tapi di propinsi lain bahkan di mancanegara juga sudah ada. Tentu ini menjadi salah satu nilai lebih kekayaan budaya di Indonesia dan tentunya dapat meningkatkan penilaian di taraf internasional. Kalu soal harga sih sesuai dengan kualitasnya, kira-kira berkisar Rp.300.000 - Rp.500.000 an.

Meskipun ini sudah bisa ditemukan di mana-mana, tapi tentu nilainya akan berbeda kalau sobat membelinya langsung di Makassar atau Sengkang, iya kan? hehehe. Makanya, kami selaku warga Makassar dengan bangga dan merasa terhormat jika sahabat-sahabat toMakassar berkunjung ke daerah kami, ditunggu ya....

Sumber Video: Youtube

Gunakan tombol berikut untuk berbagi:

Semoga bermanfaat!