Sablon Plastisol; Kelebihan dan Kekurangannya

@ Sablon plastisol sering disebut-sebut atau dibicarakan serta dipesan oleh calon pelanggan kami. Tapi dari sekian banyak yang membicarakannya, hanya sedikit yang memahami apa itu sablon plastisol, kelebihannya apa dan kekurangannya apa. Pada kesempatan ini, kita akan membahas tentang hal ini untuk memudahkan jika anda memesan jasa sablon.

Apa itu sablon plastisol?


Sablon plastisol merupakan jenis sablon minyak yang mengandung unsur karet. Gambar yang dihasilkan cukup detil dan tebal. Karena berbahan dasar karet, gambar yang dilekatkan pada baju dengan sablon ini lebih kuat dan tahan lama.

Sablon Plastisol


Tinta yang digunakan untuk menerapkan teknik sablon plastisol ini adalah CAT PLASTISOL (Solvent Base). Bahan dasarnya ialah PVC dengan harga yang tentunya mahal dengan karakter sulit untuk dikeringkan. Tinta ini tidak mudah kering atau tidak dapat kering dengan sendirinya. Dibutuhkan suhu panas sekitar 160 derajat celcius dengan beberapa peralatan untuk mengeringkan seperti conveyor curing serta flash curing.

Daya rekat tinta plastisol tersebut sangat baik jika telah dikeringkan. Namun jangan sekali-kali meletakkan seterika panas di atasnya, karena mudah meleleh.

Agar lebih jelas, perhatikan video singkat berikut tentang proses dan hasil dari sablon plastisol.


Mengapa banyak yang senang dengan sablon plastisol?

  1. Gambar yang dihasilkan dengan teknik sablon plastisol lebih rapat dan warnanya mengkilap karena juga mengandung minyak.
  2. Lebih awet karena seperti pencampuran antara plastik dan karet, asalkan mengerti tatacara perawatan baju kaos hasil sablonan dengan baik.
  3. Di luar negeri, clothing di sana biasanya memilih jenis sablon ini sebagai standar atau acuan sablon yang baik.
  4. Terkesan eksklusive karena jarang digunakan oleh kebanyakan vendor

Baca juga beberapa artikel sablon berikut:


Keunggulan Lain Sablon Plastisol

Selain yang disebutkan di atas, sablon plastisol juga memili keunggulan dari segi ketahanan. Hasil sablonannya lebih awet dan lebih detil. Sedangkan jenis sablon rubber, yang menjadi saingan atau menyerupai, masih lebih unggul plastisol darinya. Namun, rubber lebih lazim digunakan untuk menghasilkan gambar karakter.

Untuk lebih rinci keunggulan tersebut saya tulis dalam bentuk pointer berikut:
  1. Dengan berbahan dasar minyak, sablon plastisol lebih awet dan tidak retak meskipun dicuci berkali-kali. Sedangkan sablon rubber berbahan dasar air sehingga mudah retak dalam waktu 3-4 bulan jika sering dicuci. Namun, penyablon yang berpengalaman akan membuat sablon rubber tahan lama bahkan bertahun-tahun.
  2. Kualitas sablon plastisol lebih hidup dengan gambar yang detil.
  3. Plastisol dijadikan sebagaia standar sablon clothing pada negara-negara maju.
Disamping kelebihan di atas, sablon plastisol bukan tidak memiliki kelemahan, diantaranya sebagai berikut:
  • Sablon plastisol sangat mudah rusak jika disetrika. Tinta plastisol akan meleleh jika disetrika karena berbahan karet. Sedangkan sablon rubber lebih tahan terhadap suhu panas.
  • Biaya sablon plastisol lebih mahal sehingga harga jualnya tentu juga mahal.

Demikian ulasan singkat tentang sablon plastisol. Semoga dapat memberi pemahaman sebelum menggunakan atau memesan jasa sablon baju kaos. Oya, bagi agan yang ada di Makassar atau sekitarnya, jika berminat menyablon baju komunitas atau pribadi, silahkan hubungi jasa sablon baju kaos di Makassar, salah satunya adalah MagelloArt dan Fatih T Shirt.

Sumber Video: YouTube
Sumber gambar: konveksia

Gunakan tombol berikut untuk berbagi:

Semoga bermanfaat!